JUJUR mesti BERANI
Ada pesan di intranet, isinya tertuju timku ICT (aku, nq, dan tatox), isinya menyatakan bahwa aku dan timku adalah orang-orang yang :
menyebalkan!!!
walaupun kadang sering menolong
memuakkan!!!
doyan ngomel!!!
suka ntraktir orang2 tapi saya nggak pernah diajak!
suka cuek! beberapa kali saya nanya, dicuekin!!!
sebel deh! terutama sama yang satu itu!
hehehe…. kontan 2 orang temanku ngedumel. dia penasaran, siapa orang yang nulis di forum intranet itu. masalahnya, setelah dicek, ternyata IDnya samaran, bukan asli, padahal mestinya peraturan di intranet kantor, harus pakai id asli, bukan bajakan.
teman-teman yang bertemu denganku komentar, "Kok lu cuek aje, Te?"
Aku bilang, "kan sudah aku jawab di forum tersebut.."
Jawabanku seperti berikut :
"terima kasih ya mbak Musykilah, semoga penilaian kamu menambah gembira orang2 ICT… saya tak melihat dari sisi negatif ataupun positif, tapi saya mencoba menganggap bahwa penilaian anda didasari KEJUJURAN dan KETERBUKAAN…. dua hal itu paling sulit dilakukan oleh manusia normal… dan ternyata ANDA mampu melakukannya! hebat!!"
Berkata jujur itu susah banget bagi kebanyakan orang. Beberapa orang lebih suka memendam kekecewaannya ketimbang ngomong langsung kepada orang yang bikin dia kecewa. Nah, apa yang nyatakan (walau secara tertulis) oleh perempuan bernama samaran Musykilah itu adalah contoh kejujuran. Tapi akan lebih hebat lagi jika penulis pesan itu berani menyatakannya langsung di depan saya… dan saya akan bilang ke teman2 di tim, "Hormaaa…tt… grak!!" kepada orang yang berani jujur.










pesan ‘kejujuran dan keterbukaan ” dari Musykilah? hhmm…benar2 Musykil… :P
Comment by syeeddath — January 5, 2008 @ 1:36 pm