Gimme Some Truth

Official Blog Mataharitimoer [kadang dipanggil: MT | Te | Prass | Epe | Orangutan]

OB, the Special One!

pendi gaya di mobil setelah bebenah kantorNamanya Pendi. Pekerjaannya Office Boy di sebuah perusahaan kontraktor di Bekasi. Sekantor dengan Nurlan Soka, temanku yang menceritakan kisahnya waktu berbuka puasa di hari terakhir Ramadhan di Kantor Radio Komunitas Nelayan Kamal Muara.

Pendi bangga dirinya menjadi Office Boy. Bukan karena ada sinetron OB di televisi, tapi karena hanya itulah yang bisa ia lakukan untuk menghidupi istri dan anaknya. Ia bukan anak rantau dari Sumatera, bukan pula urban dari Jawa. Pendi dilahirkan sebagai orang betawi asli. Tidak seperti beberapa pemuda Betawi yang gengsinya tinggi, Pendi menjadi sosok yang teladan bagi karyawan di kantornya.

Kalau sudah selesai mengerjaan tugas rutin, ia selalu datang ke ruangan yang di dalamnya banyak karyawan sedang sibuk bekerja dan beberapa orang sibuk pula chatting atau main game. Pendi selalu bertanya, “ada yang bisa saya bantu?”. Pertanyaan itu selalu terdengar setiap hari. Hingga temanku berkomentar, “Lu jadi orang rajin banget, sih!”

“Kan saya Office Boy, Pak. Memang kerjaannya begini, selalu siap membantu orang lain.”

“Padahal kan lu nggak dapet tips, dari kita-kita?”

“Saya sudah punya gaji, Pak.”

Jika jam kerja telah selesai, Pendi mengeluarkan motornya untuk mencari rejeki di tempat lain, ngojek. Bahkan kala hari libur, ia juga siap menerima obyekan apa saja, misalnya menebang pohon bambu yang menurut pemilik rumah sudah sangat mengurangi keindahan rumahnya.

“fee nebang bambu hari minggu kemarin sudah terima belum?” tanya Nurlan

“belum, katanya nanti saja sekalian ambil uang gajian”.

“hehehe… nggak bakalan dibayar!” tuduh karyawan yang lain

“Iya, fee si MT aja gak dibayar!” tambah Nurlan, wah, dia nyebut namaku. Memang dulu aku pernah jadi IT freelancer di kantornya. Otakku tak dibayar sama bossnya, tapi sudahlah, itu sudah berlalu 3 tahun lamanya.

Sebulan telah lewat. Namun gaji Pendi tetap, tak bertambah. Ia belum mendapatkan haknya dari obyekan nebang pohon bambu, tapi ia tetap bekerja setiap hari seperti biasa, ceria, tetap menyapa “ada yang bisa saya bantu?”. Pendi tetap office boy, tak ada masalah, tak mengeluh, apalagi meneluh. Pendi memang the Special One!

Kamal Muara, 11 Oktober 2007




10 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://mataharitimoer.blogsome.com/2007/10/24/ob-the-special-one/trackback/

  1. The special One? mengingatkan saya pada Jose Morinho saja…:p

    Comment by syeeddath — October 27, 2007 @ 11:50 am

  2. ya, kebetulan saya dan pendi juga sama2 penggemar Mourinho

    Comment by MT — October 27, 2007 @ 1:44 pm

  3. Saya lumayan lama tinggal di Betawi. Salut buat Pendi sebagai orang Betawi yang bisa menunjukan bahwa tidak semua orang betawi gengsinya tinggi.

    Comment by Kips — October 28, 2007 @ 6:32 pm

  4. menyenangkan sekali bisa sekantor dan mengenal orang se spesial pendi…

    Comment by Tia — October 29, 2007 @ 10:16 am

  5. Halo met kenal…
    Saya minta nomer telp yang bisa dihubungi dong, buat keperluan wawancara. Terimakasih.

    Comment by rizka — October 30, 2007 @ 4:07 pm

  6. ah, orang yang nerimo sangat, dan sepertinya dia berbahagia.

    Comment by danalingga — November 4, 2007 @ 7:56 pm

  7. iri dengan keikhlasan yg dimiliki pendi!!!
    semoga pendi bisa menularkan ke t4 kerjanya!!

    Comment by ichal — November 20, 2007 @ 12:03 pm

  8. Hai… salam buat Pendi ya :)

    Comment by poison ivy — November 29, 2007 @ 4:56 pm

  9. Salut, gw pingin seperti Pendi, “what a beautiful simple life” ngingetin gw untuk brsyukur.

    Comment by gondes — December 24, 2007 @ 1:00 pm

  10. tolong bilangin ma pendi .. Saya minta diajarin tuk bs nerimo kaya gitu..

    Comment by Dedi — April 6, 2008 @ 8:30 pm

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.